dlu kau mencintaiku…
dlu kau menyayanginkku..
smw kta lewat bersama,
canda tawa sedih senang kita selalu bersama..
sekarang hilang semuan ya tersapu oleh ombak ombak di lautan..
kini ku jalanin hidup ku sendri tampa mu,tampa kau di sisiku..
tanggal dan hari dimana kta berpisah..
itu udah cukup sangat lama..
tapi kenapa rasa sakit itu masih sangat membekas..
tak sedikit pun hilang..
sama seperti rasa sayang ku pada mu..
tapi ku tetap tak bisa terima kalau kau bersamanya..
menggunakan semuanya yang kita lakukan dulu..
kau lakukan itu makin membuat ku semakin terluka..
Kamis, 05 April 2012
Mengingatkanku
wajahmu yang mungil membuatku terkejut…..
senyummu yang imut membuatku terpesona….
langkahmu yang indah membuatku tertegun…..
tingkahmu yang anggun membuatku termangu….
hai…wanita….ingin kusapa dirimu….
hai…cantik…ijinkanlah kumengenalmu….
hai…manis…bolehkah kutau namamu….
hai…sayang…beritahukan nomor teleponmu serta alamatmu…..
sebab paras elokmu MENGINGATKANKU pada mantan pujaan hatiku….
senyummu yang imut membuatku terpesona….
langkahmu yang indah membuatku tertegun…..
tingkahmu yang anggun membuatku termangu….
hai…wanita….ingin kusapa dirimu….
hai…cantik…ijinkanlah kumengenalmu….
hai…manis…bolehkah kutau namamu….
hai…sayang…beritahukan nomor teleponmu serta alamatmu…..
sebab paras elokmu MENGINGATKANKU pada mantan pujaan hatiku….
Ingin terus Kumiliki
Waktu kian jauh berlari
Membawaku pada arti penantian
Menyingkap sebuah tabir cinta
Menembus lorong gelap kehidupan
Tak ingin kehilanganmu
Sulit kutepiskan
Kian menjalari rongga hati
Mengisi kosongnya jiwa ini
Ku ingin tetap bersamamu
Berteduh di bawah lembut kasihmu
Dan ingin terus kumiliki
Cinta sejatimu tanpa batas waktu
Membawaku pada arti penantian
Menyingkap sebuah tabir cinta
Menembus lorong gelap kehidupan
Tak ingin kehilanganmu
Sulit kutepiskan
Kian menjalari rongga hati
Mengisi kosongnya jiwa ini
Ku ingin tetap bersamamu
Berteduh di bawah lembut kasihmu
Dan ingin terus kumiliki
Cinta sejatimu tanpa batas waktu
Tambatan Cintaku
Seandainya kau tahu
Betapa sulitnya waktuku berlalu tanpamu
Seandainya kau mengerti
Betapa perihnya hatiku saat kau sakiti
Tapi kau hanya ingin tahu
Seberapa besar cintaku padamu
Seberapa dalam rindu ini ku simpan untukmu
Kau salah. . .
Cintaku kecil padamu
Lebih kecil dari kuku kuku jarimu
Tapi slalu ada. . .
Rinduku dangkal untukmu
Lebih dangkal dari mata kakimu
Tapi tetap terisi air
Cukup untuk menyegarkan hidupmu
Apalah arti cinta bila tak saling mencinta?
Apalah arti abadi bila tak saling mengerti?
Tapi cintaku tak seperti kata mutiara
Cintaku nyata
Yang tidak hanya sesaat melenakan mata
Tapi cinta ini…….
Bersemi laiknya turi yang tumbuh di tengah tengah ilalang
Tetap putih meski dihempas derasnya hujan
Tetap bersemi di tengah terik matahari
Itulah cintaku,
Yang hanya padamu
Ku tambatkan
Seandainya kau mengerti
Betapa perihnya hatiku saat kau sakiti
Tapi kau hanya ingin tahu
Seberapa besar cintaku padamu
Seberapa dalam rindu ini ku simpan untukmu
Kau salah. . .
Cintaku kecil padamu
Lebih kecil dari kuku kuku jarimu
Tapi slalu ada. . .
Rinduku dangkal untukmu
Lebih dangkal dari mata kakimu
Tapi tetap terisi air
Cukup untuk menyegarkan hidupmu
Apalah arti cinta bila tak saling mencinta?
Apalah arti abadi bila tak saling mengerti?
Tapi cintaku tak seperti kata mutiara
Cintaku nyata
Yang tidak hanya sesaat melenakan mata
Tapi cinta ini…….
Bersemi laiknya turi yang tumbuh di tengah tengah ilalang
Tetap putih meski dihempas derasnya hujan
Tetap bersemi di tengah terik matahari
Itulah cintaku,
Yang hanya padamu
Ku tambatkan
PUJAAN HATI
bagiku kecantikkanmu tak jauh beda dengan bidadari yang dari khayangan….
senyum manismu bagaikan sinar rembulan di ufuk barat…
bibir merahmu bagaikan bunga mawar yang sedang merekah diwaktu senja…
indah suaramu bagaikan gemerincingnya air embun dipagi hari yang meneduhkan jiwaku….
PUJAAN HATIKU….inginku memeluk erat dirimu…..
PUJAAN HATIKU….inginku kecup keningmu…
PUJAAN HATIKU….inginku memilikimu…
PUJAAN HATIKU….hanyalah dirimu yang kumau dan selalu dihatiku…
senyum manismu bagaikan sinar rembulan di ufuk barat…
bibir merahmu bagaikan bunga mawar yang sedang merekah diwaktu senja…
indah suaramu bagaikan gemerincingnya air embun dipagi hari yang meneduhkan jiwaku….
PUJAAN HATIKU….inginku memeluk erat dirimu…..
PUJAAN HATIKU….inginku kecup keningmu…
PUJAAN HATIKU….inginku memilikimu…
PUJAAN HATIKU….hanyalah dirimu yang kumau dan selalu dihatiku…
Sabtu, 31 Maret 2012
PUISI RINDUKU
Langit biru terbentang....
Tanpa sedikitpun awan....
Rembulan bersinar terang....
Bintang-Bintang bertaburan,,,,
Dinginnya angin malam,,,,
Menggapai relung hati yang paling dalam,,,,
Seakan mengingatkn,,,,
Pada sebuah senyuman,,,,
Senyuman dari wajah manis mu..,
DUHAI CAYANK Q,,,.....!!!!!!????
by: Muhaimin Ngawi.
Jumat, 30 Maret 2012
PUISI TUJUAN MASA DEPAN
Mulailah sekarang juga untuk melangkah ,,,,
Untuk menuju masa depan tujuan mu,,,,,
Meskipun.....
Selangkah demi selangkah...
Tetapi..........
Akan membawa anda ke arah serta tujuan,,,
ASAL YANG KAMU TEMPUH ITU BENAR..!!!!!!!!!!
by: Muhaimin.
Kamis, 29 Maret 2012
TENTANG HARI ( IBRAH )
Ini tentang sebuah renungan ::
Ini aku dan sebuah renungan, dan beberapa orang mungkin merasakan hal yang sama sepertiku…
Apaaa ??
Di sebuah tempat yang tersimpan beribu cerita
Bertabur cita, mimpi, angan, dan asaaaa .. salah satunya aku, aku tak hanya sekedar ingin menyimpan cerita .. tapi ingin lebihh .. menuangkan … menaburkannya ..
Mungkin orang tak mau tahu, atau hanya menganggap,
“ahh .. dasarr lagi lagi mimpi, kerjaan kok mimpii” .. tapi tidak untukkuu, tidak juga untuk kalian
Akhir ini aku sering mendapati atau mendengar sebuah ejekan, kritikan, sesuatu yang negative. Ejekan yang mematikan.
Dan bila mau memasukkanya dalam hati, mungkin benar terpuruk.
Beruntung, masih bisa bertahan membentengi.
Sebuah kritikan, ku sambut dengan senyum.
Kritik = membangun.
Jadi terimakasih kritikannya karena sangat berarti,
yang membuat seorang bersikap bergegas mengoreksi diri.
Tanpa kritikan, sungggguh tak ada arti.
Dan tersadar, kritikan sangat dibutuhkan.
Akhir ini aku selalu merenungi kata demi kata yang orang lontarkan.
Membiarkannya masuk bebas dalam otak, merekamnya tajam, menyimpannya.
Laluu … aku memutar rekaman itu kembalii …
rekaman pembicaraan dengan beberapa orang dan beberapa teman dekat ..
kemudian meresapi, memaknai setiap sekata.
Apa yang aku dapaatt ??
Sebuah kesimpulan-kesimpulan kecil,
yang kemudian membuat hati selalu bertanya.
Mengapa begini, mengapa begitu.
Pertanyaan yang jawabannya harus diri sendiri yang menjawabnya. Ngilu.
Kalian pasti tahuu ? saling berbagi, sharing menyenangkan,
sebuah cerita yang bila dimaknai sebentar, ada suatu siratan.
Kalian tahu bukan ..
Akhir inii aku menemukan keunikan-keunikan dari beberapa lembar
Kalian juga bukan? Bagaimana?
Menyenangkann .. sangat menyenangkan
Di lembarnya tersirat nasihat, manfaat, dan rayuan.
Membuat melambung. Ingin semakin tenggelam.
Tenggelam habis hingga lembar paling akhir. kita semua sedang gila.
Akhir inii aku menemukan langkah pasti. Kamu.kamu.kamuu.dan kamu.
Hari hari penuh dengan “miracle” di setiap detiknya..
Dan malam ini, aku terbawa oleh secangkir kopi hitam + putih susu yang menyatu,
Menjadi secangkir kopi kecoklatan.
Bukan hitam bukan putih
Secangkir kopi hitam kecoklatan yang manis
Menari-nari dalam secangkir kopi, hingga dini. Menyenangkan.
Dan ini pengaruh dari beberapa lembaran tadi.
Ahh .. sudahh ya kawan ..
Dunia abu-abu semakin gila.
Aku tutup.
Ini aku dan sebuah renungan, dan beberapa orang mungkin merasakan hal yang sama sepertiku…
Apaaa ??
Di sebuah tempat yang tersimpan beribu cerita
Bertabur cita, mimpi, angan, dan asaaaa .. salah satunya aku, aku tak hanya sekedar ingin menyimpan cerita .. tapi ingin lebihh .. menuangkan … menaburkannya ..
Mungkin orang tak mau tahu, atau hanya menganggap,
“ahh .. dasarr lagi lagi mimpi, kerjaan kok mimpii” .. tapi tidak untukkuu, tidak juga untuk kalian
Akhir ini aku sering mendapati atau mendengar sebuah ejekan, kritikan, sesuatu yang negative. Ejekan yang mematikan.
Dan bila mau memasukkanya dalam hati, mungkin benar terpuruk.
Beruntung, masih bisa bertahan membentengi.
Sebuah kritikan, ku sambut dengan senyum.
Kritik = membangun.
Jadi terimakasih kritikannya karena sangat berarti,
yang membuat seorang bersikap bergegas mengoreksi diri.
Tanpa kritikan, sungggguh tak ada arti.
Dan tersadar, kritikan sangat dibutuhkan.
Akhir ini aku selalu merenungi kata demi kata yang orang lontarkan.
Membiarkannya masuk bebas dalam otak, merekamnya tajam, menyimpannya.
Laluu … aku memutar rekaman itu kembalii …
rekaman pembicaraan dengan beberapa orang dan beberapa teman dekat ..
kemudian meresapi, memaknai setiap sekata.
Apa yang aku dapaatt ??
Sebuah kesimpulan-kesimpulan kecil,
yang kemudian membuat hati selalu bertanya.
Mengapa begini, mengapa begitu.
Pertanyaan yang jawabannya harus diri sendiri yang menjawabnya. Ngilu.
Kalian pasti tahuu ? saling berbagi, sharing menyenangkan,
sebuah cerita yang bila dimaknai sebentar, ada suatu siratan.
Kalian tahu bukan ..
Akhir inii aku menemukan keunikan-keunikan dari beberapa lembar
Kalian juga bukan? Bagaimana?
Menyenangkann .. sangat menyenangkan
Di lembarnya tersirat nasihat, manfaat, dan rayuan.
Membuat melambung. Ingin semakin tenggelam.
Tenggelam habis hingga lembar paling akhir. kita semua sedang gila.
Akhir inii aku menemukan langkah pasti. Kamu.kamu.kamuu.dan kamu.
Hari hari penuh dengan “miracle” di setiap detiknya..
Dan malam ini, aku terbawa oleh secangkir kopi hitam + putih susu yang menyatu,
Menjadi secangkir kopi kecoklatan.
Bukan hitam bukan putih
Secangkir kopi hitam kecoklatan yang manis
Menari-nari dalam secangkir kopi, hingga dini. Menyenangkan.
Dan ini pengaruh dari beberapa lembaran tadi.
Ahh .. sudahh ya kawan ..
Dunia abu-abu semakin gila.
Aku tutup.
Selasa, 27 Maret 2012
Arti Sahabat
"KERanG tK pRnH mNysL ktKa HrS khLnGaN muTiaRanX.. "DaUn PuN tK pRnh MnysL ktKa HrS Gu2r Dr PhOnX.. "bGitU jG eS yG tK pRnh MnysL ktKa HrS MnCaiR.. "tP aq,? aQ buknLAH kerang, dAUN,,atwpUN es.. Aq hAnYa seorG yg lemah yG aKn SnGat MnyEsAL jIKA hRus KhiLanGan ShBt sPrtI mue,,,
Langganan:
Postingan (Atom)